Postingan

Akhlak Tercela dalam Islam dan Cara Mencegahnya sebagai

Gambar
Nama                     : Nahuda Aprisiska  Nim                        : 240101077 Kelas                      : PAI. III. D Mata Kuliah : Pembelajaran Berbasis Teknologi  Dosen Pengampu: Ferry Haryadi, M.Pd Assalamualaikum wr wb 🙏 Halo, teman-teman semuađź‘‹ Selamat datang di blog pembelajaran ini. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas materi mengenai "Akhlak Tercela dan Cara Mencegahnya". Materi ini saya susun dengan tujuan agar dapat dipelajari secara lebih terarah dan membantu kita memahami bagaimana Islam menuntun manusia untuk menjaga akhlaknya dari hal-hal yang tidak baik. Blog ini saya buat sebagai salah satu tugas mata kuliah Pembelajaran Berbasis Teknologi. Karena itu, penyajian materi dibuat dalam bentuk digital agar dapat diakses kapan saja dan oleh siapa saja, khususnya bagi teman-teman yang...

Contoh soal PAI

  Silahkan klik disini dibawah ini Berikut ini contoh soal PAI Buka soal Untuk melihat jawaban silahkan klik

Contoh Soal PAI

Silahkan klik link dibawah ini  https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScIP6gpnsceJCfnu37Z95if18Bvy8rpgQ7icvW8qeFnI-FaIQ/viewform?usp=dialog      Untuk melihat jawaban silahkan klik link dibawah ini https://docs.google.com/spreadsheets/d/1j5E1Ae50vr86T8GSFMEtrv5x0ZUpHlgfaLToRZxAILg/edit?usp=drivesdk

Tantangan implementasi media Berbasis Ilmu Teknologi

Gambar
  Tantangan Implementasi Media Berbasis Ilmu Pengetahuan 1. Pendahuluan Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah cara manusia berinteraksi, belajar, dan memperoleh informasi. Media berbasis ilmu pengetahuan hadir bukan sekadar sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen pembelajaran, penyebaran inovasi, dan pembentukan pola pikir kritis di tengah masyarakat. Di era digital, media ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan publik, hingga mendukung kemajuan penelitian dan inovasi. Namun, penerapan media berbasis ilmu pengetahuan tidak selalu berjalan mulus. Ada berbagai tantangan yang harus dihadapi agar media ini benar-benar efektif, kredibel, dan bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat. 2. Tantangan Implementasi Media Berbasis Ilmu Pengetahuan A. Kesenjangan Akses dan Infrastruktur Salah satu tantangan terbesar adalah ketimpangan infrastruktur antara kota dan desa. Meskipun jaringan internet semakin luas, banyak...

Seutas Nama dan Sejuta Cerita

Gambar
"Hidup bukan hanya tentang sampai di tujuan, tetapi tentang bagaimana kita belajar pulang — pulang ke rumah, pulang ke nama, pulang ke diri.” Namaku Nahuda Aprisiska, aku lahir pada 13 April 2005. Aku dibesarkan di sebuah desa sederhana, di mana embun pagi menetes di rumput, angin membawa aroma tanah basah, dan burung berkicau tanpa lelah. Di tempat yang penuh kesederhanaan itulah aku belajar tentang kehidupan — bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dalam bentuk besar, tetapi hadir dalam potongan kecil yang kita syukuri. Aku percaya bahwa setiap orang punya cerita hidupnya sendiri. Ada yang ceritanya terang, ada yang gelap, ada yang berliku, ada yang tenang. Semua cerita itu sah, semua cerita itu berharga. Aku pun punya ceritaku sendiri. Cerita yang ditenun dari kesederhanaan, doa-doa yang diam, mimpi yang perlahan tumbuh, dan keberanian untuk mengenali diri. Salah satu cara aku merawat ceritaku adalah lewat musik. Aku senang bernyanyi, terutama lagu “Diri” dari Tulus. Lagu itu se...

Media Pembelajaran Kreatif: Menghidupkan Kelas dengan Sentuhan Inovasi

Gambar
  Pendahuluan Perkembangan zaman menuntut dunia pendidikan untuk terus berinovasi. Salah satu aspek yang paling penting dalam proses pembelajaran adalah penggu naan media pembelajaran. Media bukan sekadar alat bantu guru, tetapi jembatan antara materi pelajaran dengan pengalaman nyata yang dapat dirasakan siswa. Di era digital ini, media pembelajaran semakin beragam: dari benda konkret di sekitar lingkungan hingga aplikasi berbasis teknologi. 1.Apa Itu Media Pembelajaran? Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan, merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa, sehingga mendorong terjadinya proses belajar yang lebih efektif (Arsyad, 2017). Bentuknya bisa berupa: A. Visual (gambar, foto, diagram, poster). B. Audio (rekaman suara, podcast, radio pendidikan). C. Audio-visual (video, film, animasi). D. Benda nyata / model (alat peraga, replika). E. Teknologi interaktif (aplikasi, game edukasi, virtual reality). 2. Fungsi Media Pem...